Alifiandra Dzikri
Minggu, 25 Januari 2015
Berbagi Ap yang dibaca
Terkadang mungkin sering tak disadari oleh para suami:
tapi cobalah sejenak baca dan renungkan ap yang dikatakan artikel yang sengaja saya copas ini,, kalau saya pribadi sih menilai hal ini lumrah terjadi pada setiap rumah tangga, sayangnya mungkin para suami terkesan kurang peka terhadap perilakunya dan menganggap ap yang dilakukan nya wajar-wajar saja... padahal tanpa mereka sadari mereka menyakiti kita si "istri"
Bagi
beberapa pasangan suami isteri, satu minggu jarang berlalu tanpa sang
suami berkata atau berbuat sesuatu yang tanpa sengaja menyakiti perasaan
isteri.
Poin-poin berikut ini menggambarkan 8 cara suami menyakiti hati
isteri mereka...
tanpa mereka menyadarinya!
Namun para
pria dapat berhenti menimbulkan rasa sakit tersebut dengan belajar
menghargai isterinya dan menyadari kebiasaan-kebiasaan yang dapat
menyakiti hati isterinya.
1. Sering Mengkritik
Berapa
banyak suami yang telah menarik perhatian isterinya karena masalah
berat badannya, tetapi juga mengkritik isterinya ketika isterinya ingin
menormalkan berat badannya tersebut. Meskipun tidak menyadarinya, sang
suami dapat menemukan kesalahan hampir dalam setiap hal yang isterinya
katakan atau lakukan. Ia berpikir dapat mendorong isterinya agar berubah
melalui komentar yag kasar.
Karena
wanita secara alamiah tidaklah bersifat keras dan bukannya tidak
mempunyai perasaan, kritik-kritik yang menyakiti hati jarang mendorong
terjadinya perubahan. Biasanya hal ini mengakibatkan rasa putus asa yang
mendalam, yang mengakibatkan lenyapnya keinginan untuk menyenangkan
suami.
2. Tidak Menaruh Perhatian Terhadap Kata-kata dan Ide Isterinya
Banyak
isteri telah disakiti karena kurangnya perhatian dari suami. Ketika
seorang isteri mulai berbicara, sepertinya ada sebuah mesin dalam otak
si suami yang mengatakan, "Sekarang adalah saatnya mengambil surat
kabar, menyetel TV dan menyelesaikan pekerjaan yang tak terselesaikan di
kantor tadi." Ia mungkin memperlihatkan kurangnya perhatian dengan
memusatkan pandangannya pada sesuatu yang lain atau hanya menatap dengan
ekspresi kosong ke mata isterinya sementara pikirannya melayang ke
tempat lain.
Namun
ketika tiba saatnya ia berbicara, ia tidak hanya meminta perhatian
isterinya, tetapi juga megharapkan isterinya mengingat setiap rincian,
mengharapkan agar seluruh percakapan terekam secara permanen dalam
pikiran isterinya. Hati seorang wanita dapat terluka secara mendalam
karena tidak ada perhatian dari suami sebab secara tidak langsung hal
itu memberitahukan bahwa suaminya menganggap urusan isterinya tidak
berarti dan tidak penting.
3. Tidak Sanggup Memikul Tanggung Jawab Rumah Tangga
Banyak
pria berpikir bahwa tanggung jawabnya kepada keluarga berakhir ketika
ia meninggalkan kantor dan pulang ke rumah. Banyak isteri yang menemukan
bahwa suaminya tidak banyak membantu di rumah. Mungkin para isteri
bahkan tidak membicarakannya dengan suami mereka karena hal itu
membuatnya merasa seperti seorang nenek cerewet. Para suami biasanya
dengan cepat mengingatkan isterinya bahwa ia sudah bekerja keras dan
betapa banyaknya tekanan yang harus ia tanggung. Dan seringkali para
suami membuat isterinya merasa gagal karena tidak mampu mengerjakan
pekerjaan rumah dengan benar.
4. Menomorduakan Kebutuhan dan Keinginan Isterinya
Berapa
banyak suami yang menghabiskan waktu dengan bekerja, menonton TV,
bermain golf atau pergi makan siang bersama teman-temannya. Bahkan
ketika sedang tidak bekerja, ia biasanya sibuk melakukan hal-hal yang
ingin dilakukannya bukan menghabiskan waktu bersama dengan isterinya.
Berapa banyak isteri yang akhirnya menyerah melihat fakta bahwa ia dan
dunianya tidak cukup penting bagi suaminya untuk diperhatikan dan
bersekutu dengan isterinya.
5. Tidak Memahami Perasaan Isteri ketika Isterinya Membutuhkan Bahu Suaminya
Berapa
banyak suami yang memilih mengomel dan mengabaikan isterinya ketika
isterinya tanpa sengaja merusak barang miliknya? Katakan saja, tanpa
sengaja membuat mobil tergores karena menabrak tiang garasi. Dalam
keadaan seperti itu, seorang isteri membutuhkan bahu suaminya... bukan
mulutnya. Namun kebanyakan pria merupakan pengomel yang hebat dalam
segala hal dari menurunkan berat badan hingga mengurus rumah.
6. Bertindak Sepertinya Ia Lebih Hebat
Beberapa
suami seringkali mengucapkan kata-kata dan melakukan hal-hal yang
membuat isterinya sepertinya tidak memberikan sumbangan intelektual yang
berarti pada pernikahan mereka. Sang suami tidak pernah menerima
nasehat isterinya, namun ia senantiasa cepat mengekspresikan
pendapatnya, bahkan yang berkaitan dengan bidang-bidang yang menjadi
keahlian isterinya seperti memasak hingga mendekor ruangan. Sang suami
terus-menerus menunjukkan kepada isterinya bahwa ia tidak menghargai
kualitas dan tidak menghormati talenta yang dimiliki isterinya. Pada
dasarnya, ia membuat isterinya merasa seperti sebuah keset kaki.
Allah
tidak pernah menciptakan wanita untuk menjadi keset kaki. Wanita
dimaksudkan menjadi bagian yang vital dan memberikan kehidupan di rumah.
Wanita memiliki banyak sifat yang kaya secara alamiah dan bukan
merupakan sesuatu yang alamiah bagi pria.
7. Lebih Mementingkan Orang Lain daripada Isterinya
Berapa
banyak suami yang tanpa sadar seringkali membela orang lain
dibandingkan isterinya sendiri? Mereka lebih membela teman dekat,
anggota keluarganya, siapapun yang kepadanya ia memiliki rasa hormat
lebih dibandingkan isterinya. Seringkali hal ini menyakiti para isteri
tanpa disadari oleh suaminya.
8. Tidak Berusaha Romantis Dalam Hubungan
Tidakkah
mengherankan bila beberapa pria yang begitu romantis sebelum menikah
dapat menjadi sangat tidak romantis setelah menikah? Sepertinya suatu
bagian dari otaknya hilang ketika mereka mengatakan, "Saya bersedia".
Mereka benar-benar tidak ingat bagaimana menjadi romantis. Bahkan
tanggal lahir isterinya pun seringkali terabaikan.
Bagi
para suami, apa yang Anda lakukan memang seringkali tidak disadari dan
bukan suatu hal yang disengaja untuk menyakiti hati isteri Anda. Namun
penting bagi Anda untuk mulai mengerti perasaan isteri Anda dan memenuhi
kebutuhan isteri Anda akan kasih sayang dan perhatian.
Bagi
para isteri, Anda tidak bisa terus-menerus menempatkan diri Anda
sebagai korban yang tersakiti. Sadarilah bahwa suami Anda membutuhkan
bantuan dan bimbingan Anda. Anda harus mempertimbangkan membuat komitmen
untuk sungguh-sungguh membantu suami Anda belajar supaya tidak
menyakiti hati Anda dan juga membantunya supaya bebas dari apa pun juga
yang menyebabkan ia menyakiti hati Anda. Suami dan isteri harus
mengutamakan pengampunan dalam hubungan mereka. Pengampunan adalah
proses seumur hidup.
Senin, 03 November 2014
Seperti sinetron
Hidup ini terkadang seperti drama serial televisi, yang ceritanya stripping tiap hari tapi juga bersambung tiap hari. Durasinya aja cuma se'jam tapi selingan iklannya kadang bisa setengah dari isi si serial televisinya.
Gak jauh beda ya sama kisah hidup manusia yang udah bertahun-tahun tentu juga iklan-iklannya udah bnyak juga... tapi tetep ada satu bedanya, klo kehidupan manusia itu gak ada sponsornya... hehehehee
******************************************************************************
Ya namanya juga drama...
Drama nyata atau sandiwara semua udah ada yang mengaturnya.
kita sebagai si pemain ckup memerankannya dengan baik aja, selebihnya tinggal qta pasrahkan aja sama yang mengatur.
Oh ia, klo drama kehidupan nyata di dunia tu sudah ALLAH yang mengaturnya, sedangkan drama sandiwara sudah pasti para sutradara yang memegang peranannya membuat creita sedemikian rupa hingga kita si penikmat bisa ikut kidmat menyaksikan cerita yang dibuat sang sutradara.
Kisah kehidupan kita tu memang tak selalu indah...
Terkadang meskipun sudah kita rencanakan sedemikian baik, hasilnya belum tentu seperti yang kita harapkan. Sang penciptalah tetap yang memegang peranan...................
tapi,
Percayalah pada keajaiban dan kuasanya yang maha dahsyat, bahwa DIA bisa melakukan segalanya
Percalah pada keadilan yang seadil-adilnya, itu milik DYA
Pecayalah pada keajaiban Do'a, yang tentu bisa membuat-NYA bisa mengubah takdir hidup kita
Percayalah bahwa Dia tidak tertidur karna dya mampu mendengar yang tidak kita ucapkan sekalipun
Jika kamu bersedih dan kamu ingin menangis, maka menangislah
Jangan pernah menganggap air mata mu itu sia-sia
Tentu tidak akan sia-sia jika kamu menagis saat mengeluh padanya dalam Sujid dan Do'a
Tentu tidak akan menjadi percuma....
Tetaplah berdo'a dan memohon pada NYA
Karena kuasa NYA itu nyata..........
KEEP SPIRIT
Selasa, 28 Oktober 2014
Langganan:
Komentar (Atom)


